Contact Us

Name

Email *

Message *

Heboh! MLM Ini Wajibkan Anggotanya Cium Uang!

Heboh! MLM Ini Wajibkan Anggotanya Cium Uang!

Walau sudah tidak lagi di puncak trend, namun mengikuti bisnis Multi Level Marketing dewasa ini tetap menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk mengubah bisnis. Tawaran menggiurkan dari para pemasar MLM membuat pemula yang masih awam tergoda untuk ikut bergabung dalam bisnis tersebut. Selain tawaran produk, para pemasar MLM juga biasanya menjanjikan bisnis dan kesuksesan yang luar biasa bagi para anggotanya.
.

Walau tak lagi menjamur, bisnis MLM tetaplah eksis. Seiring berjalannya waktu, model bisnis dan produk yang ditawarkan semakin bervariasi. Dahulu kala kita mengenal MLM kerap kali menawarkan produk farmasi dan suplemen, namun ketika perkembangan bisnis sudah semakin kompleks, para pemasar MLM pun mulai membuka peluang untuk produk-produk baru seperti body builder, sembako, serta pulsa.
Di tengah perkembangan bisnis MLM yang semakin variatif, metode-metode konvensional yang sering digunakan para pemasar untuk memotivasi member dalam menjual produk tetap digunakan. Seminar-seminar dengan afirmasi-afirmasi positif tetap jadi pilihan para pemasar untuk memperkuat tim penjualannya. Namun, sayangnya metode-metode ini kerap kali dimodifikasi sehingga menimbulkan efek negatif di mata masyarakat.

Salah satu peristiwa yang cukup menyita perhatian adalah sebuah postingan di Facebook tentang aktivitas MLM yang mewajibkan anggotanya untuk mencium uang! Waduh!Kenapa harus lebay seperti itu ya?Tak jelas apa maksud dari kegiatan mencium uang ini, namun tentu netizen yang melihat hal ini merasa perbuatan tersebut sebagai hal yang tidak pantas. Pengunggah foto tersebut sendiri berkomentar �"Masya Allah, Rezeki itu datangnya dari Allah, bukan dengan cara menyembah wang ringgit," tulisnya.

Bagi para pelaku MLM, mudah-mudahan perilaku negatif seperti ini tidak dilakukan. Masih banyak metode afirmasi lain yang lebih powerful bagi para calon anggota. Tentunya tanpa mencium uang seperti gambar di atas ya!





No comments:

Post a Comment

Back To Top